Minggu, 11 Oktober 2020

MATA KULIAH PENDIDIKAN UNTUK ANAK USIA DINI SEM 1 PGPAUD/PGSD

Sebelumnya  sudah disampaikan secara lisan mengenai arti dari pendidikan. Apakah itu pendidikan dan  apa tujuan dari pendidikan ?

 Pengertian pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik.

Ketika berbicara tentang pendidikan orang akan cenderung memikirkan tentang sekolah ataupun perguruan tinggi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pendidikan merupakan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik .

Mengenai definisi pendidikan, banyak sekali ahli yang berusaha menjelaskannya, beberapa dari mereka seperti:

§  Ki Hajar Dewantara
Pendidikan adalah proses menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak peserta didik, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

§  Carter V Good
Pendidikan adalah proses perkembangan kecakapan individu dalam sikap dan perilaku bermasyarakat. 

§  Martinus Jan Langeveld
Pendidikan adalah upaya menolong anak untuk dapat melakukan tugas hidupnya secara mandiri supaya dapat bertanggung jawab secara susila.

Menurut UU No. 20 Tahun 2003, pengertian pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar pesertadidik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

 

Lantas Tujuannya apa ?

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia, secara umum tujuan dari pendidikan indonesia adalah untuk mencerdaskan manusia Indonesia.

Melalui pendidikan manusia diharapkan agar menjadi berilmu pengetahuan, kreativitas, sehat jasmani dan rohani, kepribadian yang baik, mandiri, dan bertanggungjawab.

Pendidikan Anak

Memberi pendidikan yang layak bagi anak sangat krusial untuk mendukung tumbuh kembangnya di segala bidang. Apa sih pentingnya pendidikan bagi anak? Mengapa orangtua sangat dianjurkan untuk memilihkan institusi pendidikan yang baik bagi Si Kecil?

Pendidikan anak dapat dimulai sejak usia dini lewat lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD). Pada PAUD, anak yang berusia kurang dari 6 tahun bukan diberi materi pelajaran seperti murid Sekolah Dasar (SD) atau jenjang yang lebih tinggi, melainkan berupa rangsangan atau stimulus untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.Prinsip pendidikan usia dini ini sendiri sudah diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif. Perpres tersebut menekankan pentingnya pendidikan sehingga harus dilakukan dengan melibatkan semua pihak, mulai dari orangtua hingga masyarakat.

Apa pentingnya pendidikan untuk anak?

Menanamkan pentingnya pendidikan pada anak sangat krusial untuk dimulai sejak dini. Lewat pendidikan, anak hingga lingkungan akan mendapatkan manfaat, seperti:

1. Menjadi fondasi masa depan anak

Pendidikan yang baik bertindak seperti pondasi pada diri anak yang akan membentuk masa depan cerahnya. Lewat pendidikan, anak akan belajar mengolah kemampuan kognitif sekaligus sosialnya dan mempersiapkan diri untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

2. Membangun karakter anak

Pendidikan bukan hanya melulu berkutat pada pelajaran sesuai kurikulum, seperti matematika atau sejarah, namun juga pembangunan karakter anak. Dengan pendidikan yang layak, anak akan dilatih untuk memiliki kepribadian yang baik sesuai yang diharapkan oleh orangtua atau bahkan negara.

3. Memaksimalkan potensi

Setiap anak memiliki potensi atau karakternya masing-masing yang dapat dimaksimalkan melalui sarana pendidikan yang tepat. Anak yang mendapat pendidikan sejak dini berpeluang untuk hidup dengan lebih mandiri sekaligus mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.

4. Meningkatkan taraf hidup

Lewat pendidikan, anak akan memiliki kesempatan di masa depan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik dibanding saat ini. Pentingnya pendidikan tersebut mungkin tidak akan bisa dilihat dalam waktu dekat, namun harus menjadi salah satu pertimbangan orangtua saat memilihkan jalur pendidikan untuk Si Kecil.

5. Mengurangi angka kejahatan

Sebuah riset yang dilakukan di Amerika Serikat menyatakan anak yang teredukasi dengan baik memiliki kemungkinan lebih kecil untuk melakukan tindak kriminal dan masuk penjara. Sebaliknya, persentase kriminalitas semakin tinggi jika anak tidak sekolah atau putus sekolah sebelum lulus SMA.Di Indonesia sendiri, pemerintah mewajibkan anak belajar selama 12 tahun yang dimulai sejak tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga menengah (SMA). Untuk mendukung hal ini, pemerintah pun menggulirkan sejumlah program, salah satunya Program Indonesia Pintar (PIP).

Kunci keberhasilan pendidikan anak

Setelah mengetahui pentingnya pendidikan anak, Anda juga harus memahami aspek yang mendukung keberhasilan tersebut. Memilihkan sekolah yang bagus saja tidak cukup karena kesuksesan pendidikan anak sangat bergantung pada setidaknya tiga aspek, yaitu:

1. Peran orangtua

Orangtua biasanya adalah guru pertama anak sebelum ia masuk ke lembaga PAUD manapun, orangtua pula yang memutuskan anak akan masuk lembaga pendidikan yang baik. Saat anak sudah masuk ke sekolah, orangtua juga harus terus memantau perkembangan anak dengan terus menjalin komunikasi yang baik dengan sekolah.

2. Efektivitas sekolah

Tidak dipungkiri bahwa sekolah memainkan peran besar pada pentingnya pendidikan anak. Di sekolah, anak akan belajar banyak hal, seperti disiplin, kemampuan sosial, hingga mengontrol emosi. Sekolah yang baik juga akan selalu berusaha melibatkan orangtua dan komunitas dalam sistem belajar-mengajarnya sehingga tidak terkesan menutup diri.

3. Karakter guru

Pentingnya pendidikan anak juga dipengaruhi oleh karakter guru yang akan bertindak sebagai pengasuh, pengajar, sekaligus role model bagi anak, setidaknya selama berada di sekolah.Dengan bantuan guru pula anak akan belajar empati, saling menghargai, maupun sikap religius. Oleh karena itu, guru sangat disarankan untuk melihat anak sebagai individu dengan karakter berbeda agar potensi anak juga dapat tergali maksimal.Memahami pentingnya pendidikan sangat perlu bagi orangtua yang tidak ingin melewatkan usia keemasan (0-6 tahun) anak dengan hal-hal yang kurang berguna. Pasalnya di saat inilah perkembangan otak anak sangat pesat sehingga bisa dengan cepat menyerap segala jenis pembelajaran yang diberikan padanya.

4. Lingkungan

Salah satu yang membentuk karakter anak mulai dari bahasa,gaya hidup, pola berfikir dan berbagai karakter anak yang sedang berkembang mencari tahu adalah LINGKUNGAN SEKITAR, dari lingkungan segalanya cepat berubah. Mulai dari lingkungan Keluarga sampai lingkungan dimana mereka bergaul. Contoh Lingkungan kita didaerah Cibaliung akan sangat berbeda dengan lingkungan diperkotaan Jakarta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar